Penilaian itu disampaikan Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) S.B. Wiryanti Sukamdani saat diwawancarai wartawan usai menghadap Wapres Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2015). Tingkat hunian hotel di Surabaya cenderung stabil.
"Kalau dampak, kan kemarin ada statement dari Wali Kota Surabaya yang mengatakan kalau Surabaya aman," kata Wiryanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kebetulan bahasa perhotelan low season, sekarang ini memang waktunya sepi, Januari, Februari, Maret memang waktunya sepi," imbuh Wiryanti.
"Jadi security message itu kurang berpengaruh ya?" tegas wartawan.
"Selama ini sih iya. Karena ini memang waktunya low season sampai dengan Maret," jawab Wiryanti.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebelumnya telah memastikan bahwa situasi di Surabaya aman meski ada security message dari AS itu. Ia menegaskan bahwa Surabaya tetap kondusif dan layak disinggahi turis lokal dan mancanegara.
(bar/nrl)











































