Pasca Pipa Minyak Meledak
Palembang-Jambi Mulai Lancar
Rabu, 26 Jan 2005 02:52 WIB
Palembang - Jalur lintas timur Sumatera yang menghubungkan kota Palembang-Jambi, Selasa (25/1/2005) malam, mulai normal. Sebelumnya, arus lalu lintas sempat terganggu akibat sebuah pipa minyak mentah yang berada di pinggir jalan meledak.Akibat kejadian ini, Bendot (15) warga Desa Durian Daun, Kecamatan Betung, Banyuasin, Sumatera Selatan, tewas. Selain itu, rekan Bendot yakni Ilham (19) mengalami luka bakar di kedua kakinya.Saksi mata, Alamsyah, mengatakan, saat kejadian Bendot, Ilham beserta rekannya Dedi sedang melintas di jalan tersebut. "Tiba-tiba terjadi ledakan yang mengeluarkan api," ujarnya kepada detikcom. Dedi, menurutnya, selamat sedangkan Bendot dan Ilham tersambar api. Alamsyah menceritakan, Bendot langsung berlari ke arah Sungai Pandan yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian dan langsung menceburkan diri. Bendot, lanjut dia, ditemukan tersangkut diantara pohon yang berjarak sekitar 70 meter dari tempat meloncat pukul 08.30. Jasad Dodet kemudian langsung dibawa ke RSU dr Mohammad Hosein, Palembang.Bedasarkan informasi yang dihimpun, ledakan pipa minyak mentah tersebut berawal dari bocornya pipa yang mengalirkan minyak mentah dari Stasiun Pengeboran Minyak Conoco Philip di Gresik, Musi Banyuasin, ke kilang minyak Pertamina di Sungai Gerong, Plaju, Palembang, (24/1/2005) pukul 10.00 Wib.Ledakan itu juga mengakibatkan 2 rumah warga hangus terbakar. Beberapa rumah warga dalam radius 100 meter dari lokasi ledakan juga mengalami kerusakan. Ratusan ton minyak mentah tumpah ke jalan dan masuk ke sungai kecil yang mengalir ke perkebunan warga dan pemukiman penduduk di desa itu.
(ton/)











































