"Baru yang kita pastikan kinerja lalu lintasnya meningkat. Memang (kurangi kemacetan) dengan adanya pemberlakukan ini, volume kendaraan di jalan alternatif sisi timur dan barat itu sedikit naik. Kan kita sudah komit akan melakukan penguraian di tempat terjadi kemacetan," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI, Benjamin Bukit di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2014).
Namun, meski demikian, dia mengatakan kalau pihaknya belum punya angka resmi karena belum mengevaluasi. Menurutnya, evaluasi ini akan dilakukan menjelang satu bulan pelaksanaan uji coba larangan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, dia pun menjelaskan alasan tidak ada penjagaan larangan sepeda motor di atas pukul 23.00 WIB. Menurutnya, pihak Polda menjaga titik jalur Thamrin-Medan Merdeka Barat hingga pukul 22.00 WIB. Adapun pihak Dishub sampai pukul 23.00 WIB.
"Setelah kita evaluasi dengan Polda nah itu Polda menjaga sampai jam 10 malam, kami sendiri Dishub sampai jam 11, ya harapan kita barangkali malam itu intensitas sepeda motor sudah tidak ada, tapi jam 6 kita eksis lagi, kita jaga lagi," paparnya.
"Ya, secara kinerja lalu lintas yang sampai hari ini ke 12 uji coba ini kita harapkan satu bulan itu kinerja lalinnya meningkat, artinya lalu lalang kendaraan atau dari sisi speednya itu meningkat secara baik, dengan tidak ada hambatan dari samping kiri kanan dari sepeda motor," tuturnya.
(hat/ndr)










































