Dari informasi yang didapat, Dusun Jemblung berada dibawah sebuah bukit yang mempunyai ketinggian sekitar 800 meter, saat bukit tersebut longsor terdapat 3 mobil tertimbun. Sedangkan dari 53 kk atau sekitar 300 jiwa saat ini baru sekitar 200 orang yang dapat didata, sedangkan 100 jiwa lainnya belum diketahui nasibnya.
Untuk melakukan evakuasi, tim gabungan menemui kendala berarti. Akses jalan terputus akibat longsor itu. Akibat terputusnya akses jalan untuk menuju lokasi longsor, kendaraan yang hendak menuju Karangkobar terpaksa harus memutar sejauh lebih dari 15 kilometer dengan kondisi jalan yang sempit dan naik turun serta banyak terdapat tikungan tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Tim gabungan dari BNPB, BPBD, TNI, Polri dan masyarakat sejak semalam sudah menghentikan proses evakuasi di Dusun Jemblung. Rencananya tim gabungan akan mulai melakukan evakuasi kembali sekitar pukul 07.00 WIB pagi ini.
"Evakuasi dihentikan karena terkendala cuaca, gelap, dan tanah yang labil, evakuasi akan dilanjutkan pagi ini," kata Kepala Staf Kodim (Kasdim) Kodim 0704/ Banjarnegara, Mayor Inf. Ahmad, Sabtu (13/12/2014).
(fjr/fjr)











































