Wabah Diare di Flores Timur Tewaskan 12 Orang

Wabah Diare di Flores Timur Tewaskan 12 Orang

- detikNews
Minggu, 23 Jan 2005 18:11 WIB
Kupang - Sedikitnya 12 warga Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas dan puluhan lainnya dalam kondisi kritis setelah wabah diare mengganas di daerah itu dua pekan terakhir. Para korban tewas terbanyak berasal dari Pulau Adonara, di sebelah tenggara Flores Timur. Sedangkan di Larantuka, ibukota kabupaten, puluhan penderita masih menjalani perawatan secara intensif dari tim medis."Dari 12 warga yang tewas, sebagian adalah bayi di bawah lima tahun serta beberapa lanjut usia dan orang dewasa. Umumnya korban tewas karena terlambat mendapat pertolongan dari tim medis. Sementara para korban selamat masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit dan puskesmas," kata Kepala Dinas Kesehatan Flores Timur, dr. Eduard Kleruk melalui saluran telepon, Minggu (23/1/2005). Menurut dia, tim medis beranggotakan para dokter dan perawat telah diterjunkan ke enam kecamatan yang terkena diare untuk membantu memberikan penyuluhan dan memberikan pertolongan kepada para korban. Dugaan sementara, mengganasnya diare di enam kecamatan tersebut disebabkan oleh buruknya sanitasi lingkungan serta kebiasan warga yang mengkonsumsi air yang telah terkontaminasi bakteri ecoli."Untuk mencegah bertambahnya korban, pemerintah sudah melakukan kapurisasi di sumber-sumber mata air yang sering dikonsumsi warga. Selain itu, tinja para korban sudah di kirim ke laboratorium kesehatan Kupang untuk di periksa," kata Eduard. Enam kecamatan yang terserang diare yakni Kecamatan Kota Larantuka, Witihama, Tanjung Bunga, Solor Timur, Adonara Timur dan Klubagolit. "Dari enam kecamatan ini, korban tewas terbanyak di Adonara Timur yakni 11 orang dan seratus lebih lainnya dalam perawatan. Kecamatan Kota Larantuka 1 tewas dan tiga puluh dalam perawatan, sedangkan di empat kecamatan lainnya semua korban berhasil diselamatkan oleh tim medis," lanjut Eduard. (asy/)


Berita Terkait