"Kita teken juga bersama-sama dengan Pak SBY dan yang lain-lain. Jangan dilihat seperti itu. Belum ada (yang ingkar janji). Ingkar janji itu kalau pas voting itu ternyata tidak jadi," ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2014).
Fadli menegaskan bahwa saat ini KMP masih mendukung Perppu Pilkada langsung, sesuai perjanjian dengan SBY. Sikap Golkar pun disebut hanya rekomendasi Munas yang merupakan aspirasi dari daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Fadli tak bisa memastikan dukungan itu permanen. Menurutnya, sikap sebenarnya baru terlihat saat voting di DPR.
"Kita ini kan sekarang mendukung Perppu. Nah, nanti DPR akan memutuskan menerima atau menolak," ujarnya.
(imk/van)










































