Blue Bird: Kami Dukung Polisi Usut Tuntas Kasus Perampokan Penumpang

Blue Bird: Kami Dukung Polisi Usut Tuntas Kasus Perampokan Penumpang

- detikNews
Senin, 08 Des 2014 14:51 WIB
Blue Bird: Kami Dukung Polisi Usut Tuntas Kasus Perampokan Penumpang
Ilustrasi
Jakarta -

Operator taksi terbesar di Jakarta, Blue Bird, mendukung upaya polisi mengusut tuntas kasus perampokan penumpang yang terjadi di taksi putih. Blue Bird siap bekerja sama dengan polisi.

"Kami mendukung upaya Kepolisian untuk mengusut tuntas masalah kejahatan di angkutan umum. Apa yang bisa kami bantu, ya kami bantu," kata Humas Blue Bird, Teguh Wijayanto, saat dihubungi detikcom, Senin ( 8/12/2014).

Polisi menyebut Sutrisno (41), dalang perampokan di taksi putih diduga merupakan sopir Blue Bird. Dia mencuri taksi Express asli saat si sopir sedang makan siang dan menggunakannya untuk merampok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak Blue Bird mengaku belum mendapat konfirmasi dari pihak Kepolisian terkait status Sutrisno. Namun Blue Bird akan mendukung upaya Kepolisian untuk mengungkap tuntas kasus ini.

Menurut Teguh, masalah perampokan taksi ini menyangkut kepercayaan penumpang terhadap jasa taksi secara keseluruhan. Sehingga semua pihak diharap bisa membantu penyelidikan kasus ini.

"Dampaknya bukan hanya perusahaan taksi A, B, C tapi bisa keseluruhan. Ini menyangkut kepentingan masyarakat luas menyangkut angkutan publik," ujarnya.

Trisno dan empat orang rekannya merampok dengan menggunakan taksi Express curian. Modusnya, Sutrisno menjadi sopir dan mencari penumpang sedangkan rekan lainnya bersembunyi di bagasi belakang jok penumpang. Usai merampok, pelaku menurunkan korban di pinggir jalan. Sejauh ini, dua karyawati telah melaporkan menjadi korban komplotan penjahat jalanan itu.

Sutrisno ditangkap Minggu (7/12) pagi di rumahnya di kawasan Bintaro, Tangsel. Dari pemeriksaan sementara, motif yang dilakukan Trisno karena alasan ekonomi. Dia juga tak memakai taksinya sendiri agar tak terendus.

Selain Trisno, polisi juga menangkap tersangka Edwar Syah Jaya alias Eed (31), di Harmoni, Jakarta Pusat. Eed merupakan bekas sopir angkot 08 jurusan Tanah Abang-Kota. Sedangkan dua pelaku lainnya masih dikejar polisi.

(slm/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads