Gerakan Pembaruan PDIP Siap Lawan Pro Status Quo

Gerakan Pembaruan PDIP Siap Lawan Pro Status Quo

- detikNews
Kamis, 20 Jan 2005 22:57 WIB
Jakarta - Suhu politik di PDI Perjuangan menjelang Kongres pada Maret mendatang terus memanas. Gerakan pembaruan PDI Perjuangan yang dimotori Kwik Kian Gie terus siapkan jurus menghadang kelompok pro status quo. Bahkan, kelompok ini makin rutin menggelar pertemuan-pertemuan intern bahas masa depan partai berlambang banteng ini.Beberapa nama pengurus teras PDIP memang turut meramaikan gerakan ini. Mereka antara lain Laksamana Sukardi, Noviantika Nasution, Roy BB Janis. Sesepuh partai yakni Soetardjo Soerjogoeritno dan Amin Arjoso juga ikut serta dalam gerakan ini.Ketua DPP PDIP Roy BB Janis mengaku kelompoknya, hari ini, baru menggelar pertemuan. Tampak hadir dalam pertemuan yang digelar di DPR ini antara lain Kwik Kian Gie, Noviantika Nasution, Amin Arjoso dan Soetardjo Soerjogoeritno."Itu pertemuan rutin saja yang membahas masa depan partai," kata Roy dalam perbincangan dengan detikcom , Kamis (20/1/2005) malam.Menurutnya, kelompok pembaruan hingga kini masih membahas mengenai formula yang tepat untuk mengelola PDIP ke depan. "PDIP ini kan sekarang dalam posisi dilematis sehingga harus dicari formulasi yang tepat agar pemilu 2009 tidak seperti tahun lalu," tukasnya.Ia menjelaskan, bila Megawati terpilih menjadi ketum tidak menjamin PDIP menang dalam pemilu mendatang. "Selama paradigma partai belum berubah dan masih adanya sentralisme kekuasaan maka jangan harap partai bisa eksis untuk 2009," tandasnya.Gerakan yang dilakukan ini, lanjut Roy, memang mendapat perlawanan dari kelompok status quo. Kelompok yang dimaksud tersebut, kata dia, antara lain dimotori Wasekjen Pramono Anung."Yang jelas, untuk kami tidak penting siapa yang menjadi ketua umum. Kami menginginkan adanya perubahan paradigma dalam mengelola partai," tandasnya.Ketika disinggung apakah mendirikan partai baru menjadi skenario terburuk, Roy menjawab secara diplomatis. "Terlalu jauh kalau mau memisahkan diri. Kita bekerja semaksimal mungkin dulu, kalau tidak ya lihat saja nanti," kata Roy. (ton/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads