"Ya beliau kecewa sesaat memang, beliau mengundurkan diri," kata Ical usai penutupan Munas IX Golkar di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Kamis (4/12/2014).
Airlangga sempat mengungkapkan kejanggalan-kejanggalan dalam Munas IX di Bali ini. Ia menyebut bahwa wasit dari Munas ini ada di pihak lawan. Airlangga kemudian mundur dari bursa caketum.
Namun, Ical tetap menjadikan Airlangga sebagai pengurus yaitu di jabatan Ketua DPP Bidang Industri dan Perdagangan. Alasannya, Airlangga tidak bergabung di Presidium Penyelamat Partai dengan Agung Laksono cs.
"Beliau tidak pernah masuk dalam satu kepengurusan yang dinamakan presidium macam-macam," ucap Ical.
Selain Airlangga, Ical juga menggandeng MS Hidayat sebagai ketua harian. Hidayat tadinya juga merupakan salah satu caketum tapi kemudian mengundurkan diri dan mengalihkan dukungannya ke Ical.
(imk/vid)











































