Warga Bantaran Sungai Ciliwung Mulai Bersihkan Rumah
Kamis, 20 Jan 2005 09:37 WIB
Jakarta - Setelah rumah dan jalan terendam seharian penuh, warga di bantaran Sungai Ciliwung pagi ini sibuk bersih-bersih. Ratusan warga lainnya masih berada di pengungsian, terutama yang tinggal di Kampung Melayu, Jakarta Timur.Pemantauan detikcom Kamis pagi (20/1/2005) di beberapa lokasi bekas banjir, baik dari daerah Cililitan Kecil, Kelibata, Cawang, Bukit Duri, Kampung Melayu dan Manggarai, ribuan warga sudah kembali ke rumah mereka masing-masing.Mereka mulai tampak sibuk membersihkan rumah dan jalan-jalan yang terkena lumpur. Di Cililitan Kecil warga sejak dinihari sudah sibuk bersih-bersih. Di mulut gang tertulis "Pemulung Dilarang Masuk". Selain itu, di sepanjang Jalan Kalibata, puluhan anak muda membuka posko bantuan korban banjir. Jalan sedikit tersendat karena banyak warga yang melihat bekas-bekas banjir di wilayah tersebut.Demikian juga di kawasan Gang Arus, Cawang RT10/RW02. Warga yang mengungsi sejak kemarin mulai kembali ke rumah. Wi wilayah tersebut banyak dihuni pedagang-pedagang gerobak. Seperti penjual bakso, siomay, nasi goreng dan sebagainya. Gerobak-gerobak tersebut berjejer di jalan turunan ke wilayah tersebut.Sementara warga Kampung Melayu yang mengungsi juga sudah mulai kembali ke rumah, terutama yang laki-laki. Sementara anak-anak dan ibu-ibu kebanyakan masih di pengungsian di tenda-tenda yang dibuat oleh Posko Banjir Pemda. Baik di Jalan Jatinegara Barat maupun beberapa masjid di Tebet.Luapan air Sungai Ciliwung mulai surut sejak Rabu tengah malam (19/1/2005). Beberapa jalan yang sebelumnya ditutup, mulai dibersihkan oleh petugas Kebersihan Kota Jakarta. Di Jalan Kalibata pembersihan sampah dan lumpur menggunakan alat berat. Pembersihan dimulai sejak pukul 24.00 WIB dengan mendatangkan 3 alat berat dan beberapa truk sampah.
(jon/)











































