"Sudah clear. Secara infrastruktur, KPK, secara pendanaan tingkat provinsi, bupati, walikota dan tanggung jawab Mendagri, sudah kita instruksikan siap," katanya kepada wartawan usai memberikan pengarahan kepada camat dan lurah se-Surabaya di gedung Balaikota Surabaya, Rabu (26/11/2014).
Tjahjo menambahkan, mekanismenya perlu diperketat, dalam arti proses rekruitmen calon melalui partai politik juga harus lebih selektif dan tinggal menunggu Peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perpu).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kok optimis temen-temen DPR tidak mempermalukan Bapak SBY yang mengeluarkan Perpu saat terakhir masa jabatannya beliau. Sehingga persiapan yang sudah disiapkan oleh KPU pusat sampai KPU daerah ini dengan pengalamannya di pilpres, pileg, pilkada ini bisa berjalan dengan langsung dan serentak di 204 provinsi, kabupaten, kota," jelasnya.
Menteri dari politisi PDIP menambahkan, untuk tingkat gubernur, nantinya akan dilantik secara serentak di Istana, sama seperti saat pelantikan Gubernur DKI Jakarta Tjahja Basuki Purnama (Ahok) oleh Presiden Joko Widodo.
"Karena gubernur tangan kanannya presiden, maka akan lebih bagus seluruh gubernur se-Indonesia dilantik di Istana. Karena apapun gubernurnya dari partai politik macam-macam, tapi dia adalah tangan kanan dan aparat presiden di daerah," tandasnya.
(bdh/try)











































