Di Depan Alumni Akabri, Ryamizard Mohon Doa Restu Jalankan Tugas Menhan

Di Depan Alumni Akabri, Ryamizard Mohon Doa Restu Jalankan Tugas Menhan

- detikNews
Jumat, 07 Nov 2014 21:44 WIB
Di Depan Alumni Akabri, Ryamizard Mohon Doa Restu Jalankan Tugas Menhan
Foto: Rini Friastuti/detikcom
Jakarta - Beberapa jenderal menghadiri malam akrab Candaka Dharma Puncak Tidar angkatan 1973. Termasuk Jenderal Purnawirawan Ryamizard Ryacudu yang saat ini mengemban tugas Menteri Pertahanan di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Di hadapan para alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), jenderal kelahiran Palembang itu memohon doa dan restu sejawatnya dalam menjalankan tugas kali ini.

"Saya beserta istri mohon doa restu kepada Pak SBY dan semuanya untuk mengemban tugas dan amanah yang diberikan kepada saya," ujarnya dalam sambutan, di Rafflesia Grand Ballroom, Balai Kartini, Jalan Gatot subroto, Sabtu (7/11/2014).

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada SBY dan Ibu Ani Yudhoyono, beserta keluarga besar Akabri yang telah memberikan dukungan sehingga dia bisa menjabat sebagai Menhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada kesempatan ini, saya tidak mau panjang lebar, tapi yang sangat penting, saya ucapkan terima kasih kepada Pak SBY serta Bu Ani dan seluruh keluarga besar sehingga saya dapat menjabat sebagai Menhan," jelasnya.

"Tanpa doa dari rekan semua, sangat sulit untuk menjabat sebagai Menhan, tapi karena Tuhan menginginkan, dalam melaksanakan tugas saya secara hormat, tugas semakin berat, tapi dengan doa dan restu dari Tuhan, Insya Allah saya dapat mengemban amanat ini dengan sebaik-baiknya," lanjutnya.

Dia juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada SBY karena telah berhasil menjalankan tugasnya sebagai pemimpin Indonesia selama 10 tahun.β€Ž "Beliau dengan sangat baik dapat memimpin Indonesia dan rakyat Indonesia dengan baik. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak SBY atas pengabdiannya memimpin Indonesia," tutup Ryamizard sambil diiringi tepuk tangan dari hadirin yang hadir malam ini.

(rni/ahy)


Berita Terkait