Fadli datang ke acara peluncuran buku tersebut di sebuah kebun yang disulap menjadi tempat diskusi di Jl Kampung Poncol, RT 13 RW 3 Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (4/11/2014). Selain Fadli, hadir politisi Golkar yang juga jubir Ketua DPR Nurul Arifin, anggota DPRD DKI yang juga politisi Gerindra HM Sanusi, dan budayawan Ridwan Saidi.
Cover buku bergambar wayang orang Jokowi. Acara peluncuran buku diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
"Buku ini berisi 100 janji-janji yang dibuat oleh Jokowi. Salah satu contohnya adalah kabinet ramping yang ternyata tidak ramping," tuding Fadli yang pernah mendatangi Jokowi ke Istana untuk minta menandatangani majalah Time bergambar Jokowi 'A New Hope' untuk koleksi sejarahnya ini.
Menurut Fadli, Jokowi juga berjanji untuk mengangkat menteri pendidikan dari PGRI. Namun nyatanya Jokowi mengangkat menteri pendidikan dari tim suksesnya.
Â
Fadli juga menyoroti janji Jokowi untuk lepas dari bayang-bayang Megawati. "Berjanji untuk tidak berada di bawah bayang-bayang Megawati tetapi nyatanya tetap ada campur tangan," kritik pria lulusan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia ini.
Â
Nurul Arifin menyambut baik peluncuran buku itu. Menurut Nurul, rakyat Indonesia mudah lupa.
"Rakyat kita mudah lupa, jadi kehadiran buku ini sangat baik. Saya sangat menyambut baik buku yang ditulis oleh tim IPS," tutur wanita yang telah meninggalkan dunia keartisan ini.
(nik/nrl)











































