Mahmoud Abbas Disumpah, Sharon Putuskan Hubungan

Mahmoud Abbas Disumpah, Sharon Putuskan Hubungan

- detikNews
Minggu, 16 Jan 2005 05:05 WIB
Jakarta - Presiden terpilih Mahmoud Abbas resmi disumpah sebagai Presiden Otoritas Palestina. Namun PM Israel Ariel Sharon justru memutuskan hubungan menyusul serangan bom bunuh diri yang menewaskan 6 orang Israel di perbatasan Gaza.Kelompok garis keras Palestina yaitu Hamas, Komite Perlawanan Rakyat, dan Brigade Martir Al Aqsa mengaku bertanggung jawab atas serangan yang juga menewaskan 3 warga Palestina itu.Seperti dilaporkan AP, Minggu (16/1/2005), Abbas juga menghadapi masalah serius menyusul mundurnya dua tokoh penting yang menangani Pemilu Palestina yakni Ammar Dwaik dan Baha al-Bakri karena munculnya tuduhan kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu 9 Januari lalu.Abbas dilantik pada Sabtu 15 Januari 2005. Pada hari yang sama itulah Ammar Dwaik dan Baha al-Bakri mengundurkan diri. Sedangkan insiden bom bunuh diri terjadi pada Kamis 13 Januari 2005. Lalu pada Jumat 14 Januari 2005, Sharon memerintahkan semua pejabat pemerintah menghentikan hubungan dengan pemerintah baru Palestina.Padahal sebelumnya Sharon sempat menelpon Abbas mengucapkan selamat atas kemenangannya dalam Pemilu. Abbas pun menyatakan akan bertemu dengan Sharon untuk membahas peta perdamaian. Namun sepertinya rencana itu lenyap sudah.Dalam pidatonya saat dilantik, Abbas menegaskan komitmennya terhadap peta perdamaian dan menganjurkan agar kedua pihak melakukan gencatan senjata. "Israel dan Palestina ditakdirkan untuk hidup berdampingan dan untuk sama-sama berbagi tanah daratan," katanya.Abbas juga mendesak Israel untuk menghentikan operasi militernya, termasuk memburu warga tertentu Palestina. "Kita harus bersama-sama mengakhiri lingkaran kekerasan ini," imbaunya. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads