Rapat kabinet dimulai pada pukul 09.00 WIB dan selesai sekitar pukul 11.30 WIB. Jokowi yang didampingi Lady Iriana beserta rombongan menteri itu membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kantor Pos Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2014) pukul 11.45 WIB.
Jokowi untuk kali pertamanya menunjukkan wujud 'kartu sakti' tersebut sambil membagikan kepada sejumlah warga di kantor pos tersebut. Suasana pembagian kartu berjalan tertib walau harus berdesakan guna melihat presiden ketujuh itu lebih dekat.
Usai me-launching KIS, KIP dan KKS, Puan kembali ke kantornya sekitar pukul 13.00 WIB. Puteri Megawati Soekarnoputri ini pun menerima sejumlah tamu di ruangannya.
Sesaat sebelum meninggalkan kantor pukul 16.30 WIB, Puan menyempatkan diri untuk memberi penjelasan soal 'kartu sakti' yang baru saja diluncurkan Jokowi-JK. Ia mengatakan, kartu tersebut sudah menjadi program unggulan Jokowi jauh sebelum wacana kenaikan BBM bergulir.
"Menurut presiden ini suatu program priotirtas jangka pendek untuk keluarga pra sejahtera. Jika dikaitkan sampai saat ini belum mengarah ke sana (subsidi kenaikan BBM)," tutur Puan saat berbincang dengan detikcom di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2014).
"Kalau nanti mengarah ke sana kita lihat presiden naikin BBM-nya," imbuhnya.
Guna mematikan penerima ketiga kartu itu tepat sasaran, Puan juga meminta Kemendagri memperbarui data e-KTP. Rencananya, dalam waktu dekat Puan dan kementerian di bawah akan menggelar rakor khusus untuk mengawasi peluncurannya.
(aws/jor)











































