Pantauan detikcom, puluhan truk yang hendak melintas ke Meulaboh tertahan di Lhokseudu sejak tiga hari lalu. Para sopir truk hanya bisa pasrah karena mereka belum tahu kapan dapat melintasi jalan tersebut. Pasalnya, sejumlah ruas jalan di titik longsor amblas sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.
Para sopir truk terlihat sudah memarkirkan truk mereka di pinggiran jalan sembari menunggu informasi kapan dapat melewati kawasan tersebut. Mereka membawa sembako, barang bangunan dan barang-barang elektronik untuk dipasok ke wilayah pantai barat Aceh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami hanya bisa menunggu di sini. Kami membawa barang ke wilayah Meulaboh," kata Akmal, saat ditemui di lokasi, Senin (3/11/2014).
Sementara Waka Polda Aceh, Brigjen Pol Rio Septianda, yang memantau situasi longsor mengimbau para sopir yang sudah menunggu di kawasan Lhokseudu untuk kembali ke Banda Aceh atau mencari jalan alternatif lain. Jalan yang tertimbun longsor, kata Rio, belum bisa dipastikan kapan dapat dilalui oleh truk.
"Jadi saya imbau bapak-bapak untuk balik arah ke Banda Aceh atau mencari jalan alternatif lain," kata Rio.
Di lokasi longsor, sejumlah alat berat sudah dikerahkan untuk membersihkan material yang menutupi badan jalan. Mereka membersihkan badan jalan di tengah hujan deras yang terus mengguyur kawasan tersebut.
"Mungkin kendaraan besar sebulan baru dapat melewati lagi jalan ini. Ini kami fokus agar dapat dilalui oleh kendaraan roda empat saja dulu," kata seorang petugas di lokasi.
(try/try)











































