Jadi Perempuan satu-satunya Sebagai Menko, Puan: Alhamdulilah

Jadi Perempuan satu-satunya Sebagai Menko, Puan: Alhamdulilah

- detikNews
Senin, 27 Okt 2014 18:34 WIB
Jakarta - Kementerian Koordinator Pembangunan Kemanusiaan dan Kebudayaan diisi oleh Puan Maharani. Puan menjadi satu-satunya perempuan yang menjabat sebagai menko. Bagaimana perasaannya?

"Ya alhamdulillah, perempuan Indonesia harusnya lebih yakin. Percaya diri dan mantap ditempatkan di mana saja. Sebagai perempuan Indonesia harus saling mendorong agar muncul perempuan lain, kita dukung agar menduduki posisi yang strategis," tutur Puan usai rapat kabinet perdana di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta, Senin (27/10/2014).

Puan juga salah satu menteri yang perempuan yang dipilih Jokowi di Kabinet Kerja. Puan merasa hal ini menjadi baik untuk perjuangan perempuan di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tentu hal yang cukup baik, bagi perjuangan seluruh wanita di Indonesia karena diberikan kesempatan yang lebih luas untuk bisa berkiprah secara nasional, dan membantu presiden dan wapres. Ini terobosan yang baik," kata politisi PDIP ini.

"Semoga di kemudian hari lebih banyak perempuan di Indonesia yang memiliki kualitas dan kapabilitas yang dipercaya," lanjutnya.

Puan mengatakan dirinya akan segera berkoordinasi dengan kementerian di bawahnya dan segera menyalurkan kebijakan yang berkaitan dengan visi misi presiden dan wapres.

"Saya belum bisa menyampaikan di sini. Yang pasti seperti yang diketahui, dalam visi misi tersebut presiden berkeinginan masalah kesehatan kemudian pendidikan juga bagaimana memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat juga bisa segera dilakukan," tuturnya.

Puan mengatakan kementeriannya ini menggantikan kementerian koordinator dan kesejahteraan rakyat. Kantornya pun akan sama di kantor Kemenko Kesra.

"Di bawahnya memang ada kementerian yang berubah tapi masuk lagi yang lain. Ini hampir sama, mirip tapi di sini kesejahteraan itu plus pembangunan manusia dan kebudayaannya," imbuhnya.

(mpr/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini