"Iya betul. Tanya ke Pak Prabowo (isi pertemuannya), saya belum tanya juga hehehe. Benar, benar saya belum tanya," kata Fadli usai acara Sertijab Danjen Kopassus di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (24/10/2014).
Dia melihat kemungkinan pertemuan ini
membahas pembicaraan strategis antara kedua pihak seperti meminta pertimbangan dan masukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, kalau pertemuan ini wajar dan tidak masalah. Pasalnya, Jokowi sejak dilantik sebagai presiden sudah menjadi milik masyarakat. Artinya, bukan hanya milik kubu Koalisi Indonesia Hebat.
"Pak Jokowi itu harusnya sudah bukan KMP atau KIH lagi, dia kan sudah menjadi Presiden RI jadi mengayomi seluruh rakyat Indonesia. Nggak ada lagi koalisi-koalisian kalau untuk Jokowi, tapi kalau di parlemen atau di partai boleh. Itu kan namanya untuk menghimpun suara dan lain-lain," sebutnya.
Sebelumnya, eks senior advisor Kantor Transisi Luhut Panjaitan mengungkap pertemuannya dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Dia sempat makan siang di Prabowo Kamis (23/10) kemarin.
"Cuma makan siang aja," kata Luhut saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (24/10/2014).
(hat/imk)











































