"Saya yakin dan percaya. Beliau juga selama ini kan mendampingi Pak Jokowi," kata Susan saat diwawancarai detikcom usai menghadiri acara perpisahan Jokowi di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/10/2014).
"Dengan kepemimpinan yang baru ini, saya juga belum tahu ya, wakilnya siapa. Tapi saya yakin beliau juga pasti sanggup memimpin DKI ini walaupun dengan beragam konflik, saya yakin beliau bisa menjalaninya," sambung Susan optimistis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal 2013 lalu, Susan terpilih menjadi Lurah di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, melalui program lelang jabatan. Saat pertama kali menjabat, Susan mendapatkan banyak sekali tantangan dari warganya yang menolaknya karena masalah agama.
Namun, penolakan tersebut tak berlangsung lama karena Jokowi dan Ahok segera mendatangi warga dan memberikan pengertian. Bahwa untuk menjadi lurah tak harus dilatarbelakangi oleh agama yang sama, namun kinerja lurah tersebut dalam memimpin suatu wilayah. Sikap warga Lenteng Agung pun melunak terhadap Susan.
Seiring berjalannya waktu, Susan menunjukkan kerja kerasnya sebagai lurah. Seperti Jokowi, ia selalu blusukan untuk mengetahui berbagai permasalahan warga. Ia juga membuat berbagai program kebersihan, kesehatan, dan lain-lain yang bermanfaat. Warga yang tadinya menolak, akhirnya mencintai Susan.
Mata Susan tampak berkaca-kaca saat bercerita tentang Jokowi dan Ahok. Ia berharap kedua pemimpin itu mampu menjalankan tugas barunya masing-masing, yakni sebagai Presiden RI dan Gubernur DKI Jakarta.
(bar/trq)











































