Romi Jadi Ketum, Bisa Dipastikan PPP Merapat ke Jokowi-JK

Romi Jadi Ketum, Bisa Dipastikan PPP Merapat ke Jokowi-JK

- detikNews
Kamis, 16 Okt 2014 17:48 WIB
Romi Jadi Ketum, Bisa Dipastikan PPP Merapat ke Jokowi-JK
Jakarta - Sinyal PPP merapat ke kubu Jokowi-JK semakin kuat. Apalagi setelah terpilihnya Romahurmuziy (40) secara aklamasi menjadi ketua umum.

PPP diprediksi akan lebih condong ke kubu Koalisi Indonesia Hebat yang mendukung Jokowi-JK. Romi selama ini dikenal lebih dekat ke Jokowi. Bahkan pada Mukernas PPP di Bandung jauh sebelum Pilpres, Romi salah satu yang menyuarakan Jokowi menjadi presiden.

Namun selama ini sejak Pilpres hingga pemilihan Ketua DPR kemarin, bandul PPP lebih cenderung ke koalisi merah putih. Suryadharma Ali yang membawa gerbong PPP ke KMP. Tapi kini, Romi sudah terpilih dan Surya dilengserkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebenarnya tanda-tanda PPP merapat ke kubu Jokowi-JK sudah bisa dilihat pada Rabu (15/10) malam saat Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimun Zubair atau Mbah Moen menyambangi Presiden RI terpilih Joko Widodo (Jokowi) di rumah dinas Gubernur DKI.

Mbah Moen merupakan orang yang paling didengar di PPP. Restunya akan menjadi perintah dan dilaksanakan. Sinyal Mbah Moen yang bertemu Jokowi dan terpilihnya Romahurmuziy atau Romi sudah menjadi tanda bergabungnya PPP dengan kubu Jokowi-JK.

Memang belum ada kata resmi yang keluar dari mulut Romi selaku ketua umum yang terpilih sore ini, Kamis (16/10/2014) di Surabaya, Jawa Timur. Tapi kiranya itu hanya tinggal menunggu waktu.

Sudah beredar kabar juga kalau kursi menteri sudah pasti diberikan ke PPP. Namun belum diketahui pasti apakah satu kursi atau dua. Disebut-sebut salah satu kursi menteri yang akan dipegang PPP adalah Menag.

Apakah benar soal kabar ini? Kita tunggu saja geliat PPP selanjutnya. Jalan masih panjang, lagipula selain PPP, Jokowi mesti merangkul fraksi lain untuk menambah kekuatan.

(ndr/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini