Transparan Soal Capim KPK, SBY Tak Ingin Ada Kecurigaan dari Masyarakat

Transparan Soal Capim KPK, SBY Tak Ingin Ada Kecurigaan dari Masyarakat

- detikNews
Kamis, 16 Okt 2014 12:15 WIB
Transparan Soal Capim KPK, SBY Tak Ingin Ada Kecurigaan dari Masyarakat
SBY menerima Pansel Capim KPK (Rivki/detikcom)
Jakarta - Pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK berlangsung terbuka di Kantor Kepresidenan hari ini. SBY berharap tak ada kecurigaan dari masyarakat dengan transparansi itu.

"Kalau sudah bicara KPK, seleksi, calon-calon pimpinan KPK, mudah sekali munculnya kecurigaan," kata SBY di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2014).

Dalam kesempatan itu SBY didampingi Mensesneg Sudi Silalahi, Jaksa Agung Basrief Arief, Kapolri Jenderal Sutarman, Seskab Dipo Alam, serta Menkopolhukam Djoko Suyanto. Dari Pansel Capim KPK hadir Menkum HAM Amir Syamsuddin, Harkristuti Harkrisnowo, Imam Prasodjo, dan Ahmad Ubbe.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan SBY, pertemuan dirinya dengan Pansel Capim KPK digelar terbuka untuk menjaga transparansi. Ia tidak mau ada pihak-pihak yang beranggapan bahwa dirinya mengintervensi.

"Jangan-jangan (ada pihak yang berpikir-red) kekuasaan ikut mencampuri proses seleksi calon pimpinan KPK ini. Pasti yang dimaksud kekuasaan adalah presiden. Padahal di era demokrasi kekuasaan ada di mana-mana. Oleh karena itu tingkat transparansi setinggi-tingginya bisa diikuti biar proses ini berjalan dengan benar," imbuh SBY.

Dalam kesempatan itu Ketua Pansel Capim KPK Amir Syamsuddin memberikan 2 nama yang lolos seleksi. Dua nama itu adalah Busyro Muqoddas dan Robby Arya Brata.

SBY menegaskan dia tidak akan mengganggu 2 nama capim KPK itu. Ia akan menandatanganinya hari ini untuk diprioritaskan diserahkan ke DPR.

"Hari ini juga insya Allah akan saya tanda tangan. Nanti Pak Sudi dan Pak Djoko tolong teruskan ke DPR dan ini prioritas," perintah SBY.

(bar/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads