Mimpi Rumah Terbakar, Eh..Terbakar Beneran
Rabu, 12 Jan 2005 15:41 WIB
Surabaya - Kebakaran rumah-rumah di perkampungan padat penduduk Jalan Ngaglik DKA, Surabaya menyisakan penyesalan yang mendalam bagi Ny Maimah. Rumahnya ludes dilalap api, dan tak sempat menyelamatkan barang-barang berharga yang dimilikinya.Penyelasan lebih dalam lagi, sebelum terjadi kebakaran, ia sudah mendapat firasat buruk. "Ibu saya yang sedang menunaikan haji, tadi malam saya telepon dan mengatakan mengaku bermimpi rumah saya yang saya tempati terbakar. Jadi itu saya anggap sebagai bunga tidur, "kata pedagang masakan padang ini sambil menangis.Namun ia baru sadar kalau ternyata mimpi ibunya jadi kenyataan. "Saya menyesal tak bisa menyelamatkan barang-barang saya," katanya.Maimunah mengaku mengontrak rumah petak di Jalan Ngangik nomor 8. Sedangkan kebakaran, api berasal dari rumah nomor 7. Saat terbakar dirinya belum berangkat ke warung tempat sehari-hari jualan masakan padang. "Saya lihat api dari sebelah rumah sudah membesar. Saya tahu, api itu tak mungkin dipadamkan dan membakar rumah saya. Saya langsung lemas. Lha kok kedadean (menjadi kenyataan-red) mimpi ibu saya," katanya Maimunah terbata-bata.Kebakaran itu terjadi pada Rabu (12/1/2005) sekitar pukul 10.00 Wib. Lebih dari 10 rumah penduduk Jalan Ngaglik Surabaya dilalap api. Lokasi rumah yang masuk gang, dan berdesak-desakan membuat pihak pemadan kebakaran kesulitan memadamkannya.Sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Meski sempat mengalami kesulitan, akhirnya petugas berhasil menjangkau sasaran dengan cara menyambung selang. Bangunan rumah yang terbakar itu terbuat dari kayu dan tembok sehingga api mudah menjalar. Posisi rumah di kedua jalan itu bagian belakangnya berdempetan. Warga sekitar ikut membantu petugas pemadam kebakaran memadamkan api. Dengan menggunakan ember, mereka mengambil air dari sumur dan got untuk menjinakkan api. Belum diketahui apa penyebab kebakaran serta berapa kerugian yang ditimbulkan.
(jon/)











































