MUI Minta Kasus Malaysia Jadi Ajang Introspeksi, Ini Jawaban Ulil

MUI Minta Kasus Malaysia Jadi Ajang Introspeksi, Ini Jawaban Ulil

- detikNews
Selasa, 14 Okt 2014 16:45 WIB
MUI Minta Kasus Malaysia Jadi Ajang Introspeksi, Ini Jawaban Ulil
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pendiri Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla untuk introspeksi lantaran pemerintah Malaysia mencekalnya karena dilarang diskusi masalah Islam. Ulil menanggapi santai saran MUI tersebut.

"Ya menurut saya semua pihak perlu instropeksi termasuk MUI juga instropeksi," kata Ulil kepada detikcom, Selasa (14/10/2014).

Ulil mengatakan MUI juga banyak mendapat kritikan, fatwa MUI dinilai Ulil bisa membuat perpecahan antar umat Islam. Menurutnya, MUI harus mendorong antar umat Islam lebih memiliki sikap toleransi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak kalangan yang mengkritik MUI. Sifat MUI yang konservatif bisa menimbulkan masalah di tubuh umat Islam. Fatwa mereka yang bilang ini sesat bisa menimbulkan masalah keamanan," jelas Ulil.

Sebelumnya Wasekjen MUI Amir Syah mengatakan Ulil harus introspeksi karena Malaysia sudah melakukan pencekalan terhadap dirinya.

"Ya kita menghargai otoritas sebuah negara. Kami tidak boleh mencampuri urusan negara lain, sah-sah saja Malaysia mencekal. Sebagai warga negara yang baik harus taat azas dan hukum di negara mana pun berada. Tentu berdasarkan itu mesti introspeksi diri, merenungkan, muhasabah," kata Amir Syah.

Ulil sejatinya menjadi pembicara di Kuala Lumpur pada Sabtu 18 Oktober dalam diskusi tentang fundamentalisme.

(slm/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads