Ketua Perwakilan DPD RI di MPR, Bambang Sadono, mengungkap awalnya DPD mengajukan 9 nama sebagai calon pimpinan MPR. 9 Nama itu boleh dimasukkan ke paket KMP ataupun Koalisi pendukung Jokowi-JK. Namun, di rapat gabungan digelar Senin (6/10) kemarin, pengajuan 9 nama itu digugat. DPD diminta hanya mengeluarkan satu nama.
"Di dalam rapat gabungan itu disepakati DPD hanya mengajukan satu nama. Itu bukan hal mudah bagi kami, karena 9 nama itu adalah yang terbagus," kata Bambang di paripurna MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rapat gabungan itu dihadiri oleh perwakilan semua kubu, baik KMP maupun koalisi pendukung Jokowi-JK. Oleh karenanya, Bambang heran, setelah DPD memutuskan Oesman Sapta sebagai calon yang diusung, KMP meminta paripurna ditunda untuk melakukan rapat konsultasi lagi.
"Itu bukan kehendak DPD, itu kehendak rapat gabungan," tambah Bambang.
(imk/trq)










































