"Gubernur bersama TNI berjuang habis-habisan mempertahankan wilayahnya. Prinsipnya nggak ada yang diragukan dari Gubernur, semua Merah Putih ini," ujar Moeldoko usai upacara pembaretan di Koarmatim Dermaga Ujung Surabaya, Jatim, Senin (6/10/2014).
Moeldoko pun memastikan, pemberian baret hitam dan brevet ini bukan upaya militerisasi terhadap kepala daerah. Mind militery atau pemikiran militer lah yang perlu dibangun menurut Moeldoko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Moeldoko pun menyebut untuk itulah diperlukan kolaborasi TNI dan Gubernur di Indonesia. Alasan paling utama adalah karena wilayah di daerah-daerah ada di bawah kekuasaan Gubernur.
"Apabila semua dikelola maka negara mana pun akan takut. Apabila pulau diserang, maka pulau-pulau itu berjuang habis-habisan, Gubernur dan TNI. Pangdam, Pangops, Pangarmada untuk mempertahankan daerahnya masing-masing. Setelah itu baru Kopassus, Paskhas, Kopaska," tutup Moeldoko.
(ear/mpr)











































