Meski berusia lanjut, Popong Otje Djunjunan (76) masih bersemangat memimpin rapat paripurna mencari pimpinan DPR. Dia mampu membawa suasana rapat yang sempat panas, menjadi tenang.
Ceu Popong, demikian dia biasa disapa, memimpin rapat karena menjadi anggota DPR paling senior. Politisi Golkar asal Jawa Barat itu didampingi oleh anggota DPR termuda, Ade Rezki Pratama, politisi Gerindra dari dapil Sumbar II.
Berbaju kebaya warna pink dan sehelai kain yang menutupi pundak, Ceu Popong tampak masih segar, meski rapat digelar malam hari sekitar pukul 22.22 WIB. Saat hujan interupsi terjadi, Ceu Popong dengan kalem mengatur mereka. Dia tidak panik, atau kaku saat memimpin rapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sempat terjadi perdebatan soal kuorum rapat, Ceu Popong kemudian membuka paripurna. Dia juga mengajak seluruh anggota DPR untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ceu Popong menjadi sosok yang paling semangat menyanyi, apalagi suaranya masuk ke dalam pengeras suara.
"Indonesia Tanah Airku, tanah tumpah darahku," demikian penggalan lirik yang dinyanyikan Ceu Popong dengan lantang.
Wanita yang akrab dengan Jusuf Kalla itu kemudian menskors rapat selama 30 menit. Dia berharap para anggota DPR yang belum hadir seperti dari Hanura dan PKB segera dihubungi agar mengikuti rapat. Ceu Popong pun menutup rapat dengan canda yang menambah kehangatan suasana.
"Ayo kita mengubungi dulur-dulur (saudara-saudara) kita," tuturnya.
"Hidup ketua," teriak salah seorang anggota DPR di ruangan.
(mad/asy)











































