Jangan Khawatir Money Politics

Roy BB Janis:

Jangan Khawatir Money Politics

- detikNews
Senin, 10 Jan 2005 17:16 WIB
Jakarta - Ketua Steering Committee Kongres PDIP II Roy BB Janis menyatakan, tidak perlu ada kekhawatiran mengenai money politics dalam kongres PDIP yang akan digelar di Bali pada Maret 2005 nanti."PDIP adalah partai yang punya pengalaman cukup panjang menghadapi money politics. PDIP juga termasuk punya daya tangkal tinggi dalam masalah money politics, sehingga sampai sekarang sangat sedikit, hampir tidak ada kasus money politics di PDIP," kata Roy.Roy mengungkapkan hal itu dalam konferensi pers usai peringatan ulang tahun PDIP ke-32 di Kantor DPP PDIP, Jl. Lenteng Agung, Jakarta, Senin, (10/1/2005).Mengenai peringatan Akbar Tandjung kepada Megawati tentang kemungkinan adanya money politics dalam kongres PDIP seperti yang terjadi saat Munas Golkar, menurutnya, juga tidak perlu dikhawatirkan.Roy mengatakan, Akbar memperingatkan hal itu karena ada masalah internal dalam Partai Golkar. "Ini akan sangat berbeda dengan PDIP karena tidak ada kader PDIP di pemerintah seperti pada Golkar, sehingga kekhawatiran adanya intervensi pemerintah mau pun money politics akan sangat kecil," tegasnya lagi.Sementara Sekjen PDIP Pramono Anung menambahkan, PDIP memiliki mekanisme yang berbeda dari partai lain. "PDIP memilih utusan mulai dari tingkat ranting sehingga di kongres tinggal menyampaikan hasil dari konferensi cabang khusus. Ini akan sangat transparan," katanya.Mengenai persiapan Kongres, Roy mengungkapkan sejauh ini sudah tidak ada masalah pada persiapan fisik. "Tempat sudah pasti di Bali, tanggal sudah ditetapkan 28 Maret-2 April 2005 dan bahan-bahan seperti draft AD/ART serta program kerja sudah selesai 85 persen," katanya.Menurut Roy, mulai hari ini juga sudah dicanangkan konferensi cabang khusus secara serentak di seluruh Indonesia untuk memilih utusan dan calon nama-nama pengurus DPP. "Sedangkan program kerja akan dikirim ke seluruh wilayah paling lambat tiga minggu sebelum kongres," ungkapnya. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads