"βEh kalian kira politisi itu hanya yang tampil di permukaan? Ada king maker yang tidak tampil di permukaan," kata Luthfi Hasan usai menjalankan salat Jumat di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (19/9/2014).
Luthfi sepertinya tengah melempar sinyal bahwa dia tetap bisa berpengaruh meskipun hak politiknya dicabut. Bahkan, dia menyebut seorang yang tidak tampak di masyarakat bisa jadi pembuat keputusan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, apakah Luthfi akan tetap jadi king maker dan decision maker dari balik jeruji besi?
"βYa itu sih soal mudah itu. Semuanya bisa diatur. Memangnya di negeri ini nggak ada yang bisa diatur?β" tegas Luthfi.
Seperti diketahui, selain menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara, hakim agung Artidjo Alkostar Cs juga mencabut hak politik Luthfi Hasan. Hak politik Luthfi dicabut karena dia melakukan tindak pidana korupsi dalam posisinya sebagai pejabat negara yang mewakili kepentingan rakyat.
(kha/aan)











































