Kementerian ESDM Diusulkan untuk Dijadikan Dua

Seleksi Menteri detikcom

Kementerian ESDM Diusulkan untuk Dijadikan Dua

- detikNews
Jumat, 12 Sep 2014 14:22 WIB
Kementerian ESDM Diusulkan untuk Dijadikan Dua
Jakarta - Tim Seleksi yang terdiri dari para pakar dan kelompok kerja redaksi detikcom mengusulkan agar Kementerian Energi dipisahkan dari Kementerian Sumber Daya Mineral. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Joko Widodo-Jusuf Kalla yang ingin menyediakan energi bagi masyarakat serta membangun kedaulatan migas nasional.

Tim Pakar terdiri dari Chandra M Hamzah (mantan Wakil Ketua KPK, pakar hukum), Refly Harun (pakar hukum tata negara), Aqua Dwipayana (pakar komunikasi, pengamat pertahanan dan keamanan), Onno Widodo Purbo (pakar TI), dan Fauzi Ikhsan (pakar ekonomi, direktur Standard Chartered). Pembahasan pun melibatkan pembaca yang merupakan representasi dari masyarakat.

Usulan ini terlebih dahulu sudah dilayangkan ke publik melalui situs www.seleksimenteri.com untuk menampung masukan masyarakat. Sejak dilayangkan selama dua pekan, belum ada kritikan substansial mengenai usulan pemisahan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi Kementerian ESDM kita pisahkan seperti ini karena nantinya dimaksudkan agar Kementerian Energi fokus pada penyediaan energi baru dan terbarukan. Nah, kalau Kementerian Sumber Daya Mineral ini melakukan eksplorasi untuk produksi energi sehingga orientasinya adalah mencari keuntungan," ujar Ketua Tim Pakar Chandra M Hamzah dalam Focus Groud Discussion (FGD) di kantor redaksi detikcom, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2014).

Sementara itu dalam visi-misi Jokowi-JK yang diunduh melalui situs Jokowi.id tertulis bahwa nantinya pemerintah bertujuan untuk menyediakan energi alternatif yang murah untuk masyarakat. Misalnya saja penyediaan bahan bakar gas (BBG), biofuel, atau pun biomassa.

Di sisi lain, kebijakan eksplorasi minyak dan gas nantinya juga ingin menciptakan industri yang tangguh. Dengan demikian pasal 33 UUD 1945 serta ruh dari Trisakti dapat diwujudkan.

"Visi-misi Jokowi-JK salah satunya adalah ingin membentuk lembaga sendiri yang mengurusi sektor energi. Bisa saja nantinya dibuat badan ketahanan energi atau apa yang bentuknya seperti BULOG," imbuh Chandra.

(bpn/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads