Mereka yang ditangkap adalah RB alias Mat (27), RzB alias Rizky alias Iki (29) dan SM alias Stenly (28), ketiganya warga Kelurahan Ternate Tanjung Kecamatan Singkil Manado. Satu pelaku lainnya HU alias Hajir (26), berhasil melarikan diri.
Tim Resmob Polda Sulut yang bergabung dengan Buser dan Identifikasi Polresta Manado di bawah pimpinan Iptu Ronny Maridjan, harus melakukan pengejaran hingga ke Desa Borgo, Jaga V, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, yang berjarak sekitar 300 Km dari Manado.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tidak mudah menangkap para pelaku yang berusaha kabur. RB yang melarikan diri ke hutan akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan tiga timah panas yang bersarang di kedua kakinya. Sedangkan Stenly yang lari ke arah Terminal Belang, ditembak di kaki kiri.
Sementara Iki yang mencoba lari melalui pintu belakang rumah, terpaksa terguling ke tanah setelah satu peluru menembus betis kirinya. Ketiganya kemudian dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Manado untuk mendapatkan perawatan.
"Kami terpaksa melumpuhkan mereka karena berusaha kabur. Bahkan 1 pelaku masih tetap berusaha lari meski sudah 2 kali ditembak," ujar Iptu Ronny Maridjan kepada detikcom di RS Bhayangkara Manado, Senin sore.
4 Mahasiswa asal Maluku Utara, diserang 4 orang tidak dikenal dengan menggunakan senjata tajam di sebuah kamar kos di Jalan Panjaitan, Kelurahan Calaca Kecamatan Wenang, Manado, Jumat (5/9/2014) malam.
2 mahasiswa yang tewas pada peristiwa tersebut adalah Yunus Ramaleah (21), mahasiswa Universitas Veteran RI Makassar, Anto Ridwan (19), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ternate, Maluku Utara. Sementara, Risna Anggraeni Umasugi (19), mahasiswi Stikes Manado kritis ditikam di punggung.
Seorang mahasiswi lainnya yang bernama Rizka Novie Sulystia (20), mahasiswi Stikes Manado, berhasil meloloskan diri keluar dari dalam kamar kos untuk mencari pertolongan
(try/try)










































