Menlu Kanada dan Sekjen PBB akan Kunjungi Aceh

Menlu Kanada dan Sekjen PBB akan Kunjungi Aceh

- detikNews
Kamis, 06 Jan 2005 12:27 WIB
Medan - Sejumlah pejabat dalam dan luar negeri hari ini dan besok dijadwalkan berkunjung ke Medan. Diantaranya yang sudah sampai Medan hari ini Menteri Dalam negeri M Ma'ruf yang melanjutkan kunjungan ke Pulau Nias dan Menteri Koperasi dan UKM Suryadarma Ali yang akan menuju ke Pulau Seumeuleu.Sedangkan pejabat dari luar negeri yang akan datang ke Medan untuk selanjutnya mengunjungi Aceh adalah delegasi Rusia, Parlemen Korea, Menlu Kanada dan besok dijadwalkan Sekjen PBB Kofi Annan akan ke Banda Aceh.Demikian dijelaskan Humas Posko Bencana Nasional, Eddy Sofyan di Posko Bandara Lanud Polonia Medan, Kamis (6/1/2005). Kunjungan delegasi pejabat ini, menurut Eddy Sofyan untuk misi kemanusiaan sekaligus meninjau langsung daerah bencana.Selain itu, lanjut Eddy, bantuan terus mengalir dari berbagai daerah. Pemerintah daerah Kaltim memberikan bantuan sebesar Rp 7,4 miliar. "bantuan ini merupakan bantuan tertinggi yang diterima posko, " ujarnya.Eddy Sofyan juga menambahkan bantuan yang telah terdistribusikan melalui jalur darat sebanyak 2.242, 85 ton, dari udara 324,381 ton dan dari laut sebanyak 1600 ton. Bantuan dari luar negeri total 163.672 ton. bantuan berupa bahan makanan, makanan, minuman, obat-obatan, pakaian dan berbagai perlengkapan evakuasi.Wakil Gubernur Sumatera Utara Rudolf Pardede melakukan klarifikasi mengenai data jumlah korban di Pulau Nias. Menurut wakil gubernur, data riil hasil pendataan korban tewas di Sumatera Utara sebanyak 128 orang. Yakni dari Nias Selatan 122 orang, korban hilang 18 orang, mengungsi 4.028 orang. Data lainnya, jumlah pengungsi yang ada di Sumatera Utara sampai tadi malam berjumlah 4.333 orang, sementara korban yang dievakuasi 1.150, 428 orang diantaranya masih dirawat di sejumlah sejumlah rumah sakit, seperti RS Malahayati, RS Adam Malik, RS Pringadi Medan, RS Brimob dan seluruh RS yang ada di Sumatera Utarat. Sementara yang sudah pulang 613 orang dan yang meninggal 28 orang. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads