"Saya merasakan besar sekali pengaruh detikcom di kalangan pembaca baik di dalam maupun di luar negeri. Itu sangat saya rasakan begitu nama saya diumumkan sebagai anggota Tim Pakar Seleksi Menteri detikcom. Banyak teman menghubugi untuk memberikan berbagai informasi," ujar pakar komunikasi, Aqua.
Banyak teman yang sudah lama tidak menghubungi termasuk dari luar negeri, lanjut Aqua, setelah membaca berita di Seleksi Menteri detikcom, tiba-tiba telepon, kirim pesan lewat BlackBerry, dan SMS. Mereka mendukung untuk melaksanakan amanah tersebut dan menyampaikan beberapa pesan termasuk nama-nama orang yang diunggulkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu mereka menilai bahwa detikcom sangat cerdas sebab dapat melihat dan memanfaat peluang dengan melakukan program Seleksi Menteri. Hasilnya diyakini bermanfaat sebagai masukan buat pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk menentukan susunan kabinet yang akan bekerja di pemerintahan mendatang bersama mereka.
Selain itu, tambah motivator ini, ada juga yang khusus mengajak ketemu guna memberikan saran-saran termasuk usulan nama-nama dan biodatanya. Mereka menaruh harapan besar pada Tim Pakar Seleksi Menteri detikcom.
"Sampai Minggu malam (31/8/2014) saya masih menerima kiriman biodata dari calon menteri yang namanya masuk seleksi tahap pertama. Teman tersebut berusaha meyakinkan saya bahwa jagoannya itu sangat layak untuk jadi salah satu anggota kabinet Pak Jokowi," ungkap Aqua.
Kepada seluruh teman yang telah memberi masukan, selain menyampaikan terima kasih atas partisipasinya, Aqua menginfokan bahwa semua saran akan dibicarakan pada rapat Tim Seleksi Menteri. Apapun hasilnya harus diyakini bahwa itu adalah yang terbaik sebab Tim sama sekali tidak punya pamrih apa-apa termasuk tidak berminat jadi menteri.
Ada pun tim pakar program seleksi menteri terdiri dari lima orang dengan berbagai latar belakang. Selain Aqua, mereka adalah Chandra M Hamzah (mantan Ketua KPK), Onno W Purbo (pakar IT), Fauzy Ikhsan (pakar ekonomi), dan Refly Harun (pakar hukum tata negara).
(bpn/erd)











































