Atas keluhan yang ada, Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami meminta pengertian masyakat. Menurutnya, hal itu merupakan dampak yang harus diterima masyarakat dalam proses pembangunan MRT yang bertujuan untuk memperbaiki sistem moda transportasi di Jakarta.
"Minta pengertian masyarakat saja. Mau tidak mau itu harus diterima," ujar Dono, di Hotel Pullman, Jl MH Thamrin, Jakpus, Jumat (29/8/2014), saat pengecoran dinding Stasiun bawah tanah MRT Bundaran HI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan memindahkan halte (busway), karena kita akan menggali di atas tanah halte itu," kata Dono.
Ia pun berharap agar proyek MRT ini selesai sesuai rencana pada semester awal tahun 2018. Dengan begitu, rasa ketidaknyamanan yang harus diterima masyarakat karena proyek ini akan segera berakhir.
"Pas Asean games mudah-mudahan (sudah selesai). Kita masih belum ada perubahan jadwal. Kita masih bekerja dengan asumsi on schedulle karena ada beberapa bagian pekerjaan yang kita percepat," imbuh Dono.
Dalam waktu dekat, jembatan penyebrangan orang yang berada di kawasan Sarinah, Jl. MH Thamrin pun akan dibongkar. Rencananya jembatan tersebut akan dipindahkan di lokasi sekitar.
"Kita sudah meminta izin untuk pembongkaran jembatan penyeberangan orang di depan Sarinah," tutur Wakadishub DKI Jakarta Benyamin Bukit dalam kesempatan yang sama.
(ear/bar)











































