Pedestrian di Sudirman Menyempit, PT MRT Minta Masyarakat Pengertian

Pedestrian di Sudirman Menyempit, PT MRT Minta Masyarakat Pengertian

- detikNews
Sabtu, 30 Agu 2014 03:57 WIB
Pedestrian di Sudirman Menyempit, PT MRT Minta Masyarakat Pengertian
Pengerjaan proyek MRT di Jalan Sudirman (Elza/detikcom)
Jakarta - Tak hanya ke pengendara, proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) juga berdampak ke pejalan kaki. Pedestrian (trotoar) di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, semakin menyempit. Komplain pun berdatangan.

Atas keluhan yang ada, Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami meminta pengertian masyakat. Menurutnya, hal itu merupakan dampak yang harus diterima masyarakat dalam proses pembangunan MRT yang bertujuan untuk memperbaiki sistem moda transportasi di Jakarta.

"Minta pengertian masyarakat saja. Mau tidak mau itu harus diterima," ujar Dono, di Hotel Pullman, Jl MH Thamrin, Jakpus, Jumat (29/8/2014), saat pengecoran dinding Stasiun bawah tanah MRT Bundaran HI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dono pun mengakui sejumlah trotoar di kawasan Jl. Sudirman, Jakpus, yang sebelumnya selebar 6 meter, kini lebarnya menjadi hanya 1,5 meter karena terkena proyek pembangunan MRT. selain penyempitan trotoar, beberapa halte busway juga dipindah dan jembatan penyebrangan orang akan dibongkar.

"Kita akan memindahkan halte (busway), karena kita akan menggali di atas tanah halte itu," kata Dono.

Ia pun berharap agar proyek MRT ini selesai sesuai rencana pada semester awal tahun 2018. Dengan begitu, rasa ketidaknyamanan yang harus diterima masyarakat karena proyek ini akan segera berakhir.

"Pas Asean games mudah-mudahan (sudah selesai). Kita masih belum ada perubahan jadwal. Kita masih bekerja dengan asumsi on schedulle karena ada beberapa bagian pekerjaan yang kita percepat," imbuh Dono.

Dalam waktu dekat, jembatan penyebrangan orang yang berada di kawasan Sarinah, Jl. MH Thamrin pun akan dibongkar. Rencananya jembatan tersebut akan dipindahkan di lokasi sekitar.

"Kita sudah meminta izin untuk pembongkaran jembatan penyeberangan orang di depan Sarinah," tutur Wakadishub DKI Jakarta Benyamin Bukit dalam kesempatan yang sama.

(ear/bar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads