Updated
Nasabah Dipermudah, Sejumlah Bank Beroperasi di Banda Aceh
Rabu, 05 Jan 2005 11:45 WIB
Banda Aceh -
Memasuki hari ke-11 pasca gempa dan tsunami di Banda Aceh pada Minggu (26/12/2004) sejumlah bank telah beroperasi kembali, misalnya Bank Syariah Mandiri dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Aceh. Bank Syariah Mandiri dan BPD Aceh adalah dua dari delapan bank yang beroperasi di Banda Aceh.Menurut pantauan detikcom, Rabu (5/1/2005) pagi, di Kantor Cabang Bank Syariah Mandiri di Jalan Diponegoro, Banda Aceh, tidak tampak antrean berarti apalagi rush. Demikian juga pemandangan di BPD Aceh, Jl Nyak Arif, Banda Aceh.Tidak adanya antrean ini karena masyarakat umumnya kehilangan buku tabungan atau dokumen lainnya walau sebenarnya bank memberi kemudahan bagi mereka. Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Banda Aceh, Rizani Yusuf, menyatakan, pihaknya memberi kemudahaan kepada nasabah yang tidak berdokumen dengan mencocokkan data nasabah.Menurut Rizani, sejak buka pada 3 Januari lalu pihaknya baru melayani sekitar 200 nasabah. Sementara jumlah nasabah mencari 10.000 orang. "Kalau misalnya nama nasabah, alamat, tanggal lahir, nama ibu kandung, serta spesimen tanda tangan sudah cocok, tabungan bisa diambil," jelas Rizani kepada detikcom.Bank Syariah Mandiri mulai beroperasi sejak 3 Januari, dan layanan perbankan sudah normal. Tranksi melalui ATM juga sudah bisa, baik itu ATM yang ada di kantor cabang atau di sebuah ruamh sakit di Jalan Sudirman, Banda Aceh.Gedung Bank Syariah Mandiri di Banda Aceh memang merupakan salah satu gedung yang tidak mengalami kerusakan berarti akibat bencana gempa-tsunami yang melanda Aceh. Kini Bank Syariah Mandiri menjadi tempat membuka rekening organisasi-organisasi kemanusiaan yang terjun di Aceh, termasuk PBB.Sejumlah pembaca detikcom menambahkan, selain dua bank di atas, bank lainnya juga telah beroperasi. Misalnya saja BRI Syariah di Banda Aceh sudah mulai melayani pembayaran gaji anggota TNI/Polri dan PNS sejak tanggal 3 Januari 2005.Selain itu, Bank Mandiri Spoke Daud Beureuh juga telah beroperasi melayani nasabah termasuk mesin ATM-nya. "Memang karena kesulitan listrik kami masih menggunakan genset sehingga belum buka full services. Tapi untuk transaksi basic telah dapat dilayani oleh Teller (tarik, setor tunai dan pemindahbukuan Tabungan, Giro, Deposito, Pinjaman)," urai Mohammad Guntur, IT eMAS Group Head Bank Mandiri pada detikcom.
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































