Di Banda Aceh, Harga-harga Kebutuhan Pokok Melonjak

Di Banda Aceh, Harga-harga Kebutuhan Pokok Melonjak

- detikNews
Selasa, 04 Jan 2005 18:05 WIB
Medan - Persediaan kebutuhan pokok yang menipis di pasar dan pertokoan di Banda Aceh membuat harga-harga melonjak. Kenaikan terjadi tak hanya kebutuhan pokok saja, namun juga harga makanan, seperti nasi dan lauk-pauk melonjak drastis.Pemantauan detikcom di pasar tradisonal Lambaro, Nesu dan Ketapang yang mulai buka 2-3 hari terakhir menunjukkan harga-harga cenderung naik. Harga sebutir telur dari Rp 400 per-butir menjadi Rp 700. Daging ayam dari Rp 10.000/kg menjadi Rp 18.000/kg. Harga cabe dari Rp 13.000 menjadi Rp 18.000/kg. Pada umumnya kenaikan mencapai 80 persen. Bahkan beberapa kebutuhan pokok pembelian dibatasi, seperti gula pasir pembelian maksimal 6 kg.Sementara itu, harga makanan terutama nasi dan lauk pauk terus naik. Sebuah warung nasi di dekat Pasar Lambaro menjual makanan dan lauk pauk plus minum dengan harga Rp 40 ribu. "Harga bahan-bahan naik, makanya harga yang sudah jadi juga naik," ungkap Ny Murniati, 40 tahun, penjual nasi di dekat Pasar Lambaro.Melambungnya harga-harga ini disebabkan pasokan bahan makanan dan kebutuhan pokok dari Medan terhambat. "Terutama sayur mayur, harga melambung karena pasokan tak ada," kata seorang pedagang di Lambaro.Warga Banda Aceh juga terlihat antre untuk mendapatkan air bersih di tempat pemurni air dari Australia yang terletak di Simpang Lima, Banda Aceh. Di tempat tersebut ada satu unit mesin pemurni air yang dioperasionalkan tentara Australia. (jon/)


Berita Terkait