Di awal persidangan Aan menyebutkan Anas memang kerap datang ke kantor PT Anugrah Nusantara di Jalan Abdullah Syafii, Tebet, Jaksel. Ruang kerja Nazar dan Anas sebut Aan berada di lantai 4.
"Ada dua ruangan, ruangan Pak Anas dan ruangan Pak Nazar," sebut Aan bersaksi dalam sidang lanjutan Anas di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (21/8/2014).
Dia memastikan Anas yang dilihatnya di kantor Anugrah sama dengan Anas yang duduk di meja tim penasihat hukum. "Iya, yakin," sambungnya.
Keterangan ini didalami hakim ketua Haswandi. Aan diminta memberi keterangan jelas soal berkantornya Anas di perusahaan Nazaruddin.
"Apa ada kantor terdakwa?" tanya Haswandi. "Kalau yang di Mampang sih beliau sering mampir ke kantor," jawab Aan.
"Mungkin atau saudara tahu?" Lanjut Haswandi menegaskan pertanyaannya. "Saya tahu," ujar Aan.
Menurut dia setiap hari Jumat, Anas datang ke Anugrah. "Kan memang semua yang berkantor tahu pemimpinnya yang paling tinggi siapa," tutur Aan.
"Yang anda lihat apakah ada meja terdakwa disitu, ada meja kerja disitu, ada kegiatan apa terdakwa?" Namun pertanyaan ini tidak bisa dijawab lugas oleh Aan.
"Yang pernah saya lihat di atas saya pernah duduk bareng beliau di sofa sambil ngobrol dengan pak Nazar," ujar Aan.
Dia menyebut Anas juga kerap memimpin rapat di Anugrah. Saya jarang ke atas, tapi dengar-dengan orang kantor Anugrah beliau juga memmipin rapat," kata Aan menyebut informasi soal ini diperoleh dari Mindo Rosalina Manulang. "Ada beberapa marketing lain tapi saya lupa namanya," terang Aan.
(fdn/rmd)











































