Wadahi Perhatian Internasional, KTT Tsunami Digelar
Senin, 03 Jan 2005 17:51 WIB
Jakarta - Sejumlah negara akan menghadiri KTT Tsunami di Jakarta, 6 Januari 2005 mendatang. Tujuan KTT untuk mewadahi perhatian masyarakat internasional mulai dari tingkat pemerintah, LSM dan masyarakat dalam membantu korban bencana tsunami di negara-negara di Samudera Hindia.Hal itu disampaikan Jubir Deplu Yuri Thamrin di Deplu, Jl. Pejambon, Jakarta, Senin (3/1/2005). "Undangan sudah dikirim sekitar seminggu lalu melalui Kedubes negara-negara yang ada di Jakarta atau Kedubes RI di luar negeri," ujarnya. KTT Tsunami dihadiri negara ASEAN, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah dan sejumlah negara non ASEAN. Negara-negara non anggota ASEAN yang diundang di antaranya Cina, Korsel, Maladewa, Jepang, India, Sri Lanka, Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, Kanada, Selandia baru dan Australia. Selain itu, KTT juga mengundang perwakilan WHO, UNICEF, World Bank dan IDB. Menurut Yuri, sebagian negara yang diundang telah menyatakan kesediaannya untuk hadir. Negara-negara itu adalah Australia, Brunei, Kamboja, Cina, India, Jepang, Korsel, Malaysia, Singapura dan AS. Sekjen PBB Kofi Annan dijadwalkan akan hadir. Salah satu hal yang dibahas dalam KTT itu adalah early warning system. Sedangkan output dari KTT itu berupa joint declaration dana khusus yang akan dikelola Wakil Khusus Sekjen PBB. Selain itu, juga diharapkan dapat terbentuk satuan tugas penanggulangan bencana di kawasan.
(rif/)











































