Adalah Ayu (28), salah satu karyawati asal Bogor yang bekerja di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, mengemukakan alasannya adalah faktor keamanan. Dia lebih suka menyeberang di jalan raya daripada naik jembatan yang terdapat di Terminal Manggarai karena takut melewati jembatan yang sepi.
"Saya menyeberang karena jembatan sepi jadi takut, kalau rame aja saya juga mau lewat sana karena pasti lebih aman. Lihat saja banyak yang milih nyebrang (di jalan), jadi saya enakan ikut yang ramai-ramai saja," ujarnya saat menuju Stasiun Manggarai, Jumat (15/8/2014).
Sama dengan Ayu, Andri (31) lebih memilih menyeberang saat setelah turun dari halte busway dibandingkan lewat jembatan penyebrangan dan menganggap pembangunan jembatan tersebut kurang efektif.
"Karena kejauhan kalau saya harus lewat jembatan dulu," kata Andri.
"Menurut saya jembatan ini kurang efektif, harusnya kalau sudah dibangun harusnya dipagerin jadi nggak bisa menyeberang langsung, dan lewat jembatan nyebrangnya," tambahnya.
Beda halnya dengan Ayu dan Andri yang memilih nyebrang langsung ketimbang lewat jembatan penyebrangan. Putri (19) yang turun dari halte busway lebih memilih untuk tetap melewati jembatan penyebrangan demi keselamatan.
"Ya biar aman aja, kan kalau menyeberang di bawah bisa bahaya, ini kan juga langsung bisa ke terowongan," ujar salah Putri yang merupakan salah satu mahasiswi asal Depok itu.
(mpr/mpr)











































