Sekolah di Jakarta 5 Hari, Jokowi: Tidak Apa, Tapi Ada Tambahan Waktu Bermain

Hari ke-669 Jokowi-Ahok

Sekolah di Jakarta 5 Hari, Jokowi: Tidak Apa, Tapi Ada Tambahan Waktu Bermain

- detikNews
Jumat, 15 Agu 2014 14:08 WIB
Sekolah di Jakarta 5 Hari, Jokowi: Tidak Apa, Tapi Ada Tambahan Waktu Bermain
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta tetap menerapkan 5 hari untuk waktu sekolah. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan kebijakan tersebut agar para siswa punya waktu tambahan untuk melakukan kegiatan ekstrakurikuler, di samping jam belajar reguler.

"Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, sudah," ujar Jokowi di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2014).

Meski hanya 5 hari, namun jam belajar para siswa di Jakarta ditambah menjadi dua shift. "Ada tambahan sedikit saja. Tidak masalah," kata Jokowi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi mengatakan, tidak ada masalah jika jam belajar para siswa tersebut ditambah. Sebab, lanjutnya, hal itu merupakan konsekuensi dari kurikulum 2013 yang disusun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Ya tambahi jam doang. Konsekuensi dari kurikulum baru itu. Nanyanya jangan ke saya dong. Nanya ke yang buat kurikulum dong. Tidak ada apa-apa itu. Itu hanya tambahan setengah jam saja," katanya.

"Itu kan memberikan kesempatan bagi anak untuk mempunyai ruang-ruang bermain, belajar, dan teman-temannya. Ruang-ruang kreatif untuk anak-anak, ruang-ruang untuk Pramuka, olahraga bareng-bareng dengan teman-temannya, ruang-ruang untuk bermain-main, ketemu dengan adik-adiknya dan keluarganya," tambah Jokowi.

(jor/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads