Kisah Kapolsek Gambir yang Banyak Belajar dari Pramuka

Kisah Kapolsek Gambir yang Banyak Belajar dari Pramuka

- detikNews
Kamis, 14 Agu 2014 14:41 WIB
Kisah Kapolsek Gambir yang Banyak Belajar dari Pramuka
Jakarta - Peringatan Hari Pramuka Nasional dimaknai khusus oleh Kapolsek Gambir, AKBP Putu Putera Sadana. Bagi Putu, didikan di Pramukalah yang membuatnya bisa menjadi Kapolsek di kawasan Ring-1 ini.

Pengalaman di Pramuka yang mengajarkan kemandirian, ketangkasan serta tanggung jawab membuat Putu muda berjiwa tegas. Pria asal Bali ini mengaku telah ikut kegiatan kepramukaan sejak SD.

"Saya ikut Pramuka dari Siaga sampai Penggalang. Dulu sering ikut patroli Pramuka juga," katanya saat ditemui di depan gedung Mahkamah Konstitusi, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2014).

Putu mengaku kerap mengikuti kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) di Cibodas dan Cibubur saat masih duduk di bangku SMP. Persami diakuinya sebagai pengalaman pertama berkegiatan di alam terbuka.

"Biasanya selalu tidur di rumah, jadi harus tidur di tenda. Jadi mandiri juga," katanya.

Pelajaran di kepramukaan membuatnya lebih disiplin. Selepas dari penggalang, ia lalu aktif melatih baris-berbaris adik kelasnya di sekolah.

Bermodalkan kedisiplinan, kemandirian dan ketangkasan, pria yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Kuta, Bali ini mendaftar sekolah ke Akademi Kepolisian (Akpol). Ia lulus Akpol pada tahun 1995.

"Dari Pramuka, jiwa kepemimpinan saya tumbuh. Karena kepemimpinan tidak datang sejak lahir, harus dipupuk. Lingkungan juga mempengaruhi," katanya.

Menurut Putu, perjuangannya hingga memperoleh pangkat AKBP di kepolisian tidaklah mudah. Ia harus melalui lika-liku dalam karirnya.

"Apalagi menjadi Kapolsek Gambir kalau tidak punya jiwa kepemimpinan bisa stres sendiri," ungkapnya.

Putu menceritakan pengalamannya menangani kasus kriminal yang kerap terjadi di Monas. Dari urusan PKL, pencabulan, perampokan, hingga pembunuhan terjadi di kawasan Ring-1 itu.

"Ngurusin pendemo juga. Kalau kita nggak punya jiwa kepemimpinan, yang demo-demo itu udah ribut. Saya ajak dengan cara yang lebih lembut, kita ajak dangdutan. Kan meredam tuh," ucapnya sambil terkekeh.

(kff/ndr)


Berita Terkait