TNI Terus Cari dan Evakuasi Mayat-mayat di Aceh
Minggu, 02 Jan 2005 17:45 WIB
Jakarta - Mabes TNI tetap akan melanjutkan kegiatan kemanusiaan di Aceh. Mabes TNI juga meminta agar semua pihak di luar Aceh untuk berbuat yang lebih konkret ketimbang saling menyalahkan dan tuding menuding dalam bencana alam yang terjadi di Aceh.Hal itu diutarakan oleh Kepala Dinas Analisa Penerangan TNI Kolonel DJ Nachrowi kepada detikcom, Minggu (2/1/2005) sore ini di Jakarta."Prajurit TNI di Aceh terutama di Banda Aceh tetap melakukan kegiatan bantuan kemanusiaan. Pertama, untuk tetap melakukan atau melanjutkan, mencari, evakuasi dan memakamkan jenazah korban yang masih berada di tumpukan puing-puing akibat gempa dan tsunami," jelas Nachrowi.Selain itu, lanjut Nachrowi, kegiatan TNI lainnya yaitu membuka jalur-jalur darat di beberapa daerah yang terisolir terutama Meulaboh, seperti landasan helikopter dan pelabuhan. TNI juga tetap mendorong pendistribusian bantuan ke simpul-simpul pengungsi, lewat jalur udara maupun darat."Ini merupakan kelanjutan kegiatan kemanusiaan TNI di sana. Tugas TNI dalam operasi pemulihan keamanan tetap dilakukan, namun 2/3 kekuatan TNI diutamakan untuk operasi kemanusiaan dan mengawal pendistribusian bantuan melalui jalur darat dari Medan ke Aceh," kata dia."Kalaupun dalam pengawalan, contohnya kemarin, saat mengantar bantuan dari Medan menuju Meulaboh, sempat terjadi kontak tembak antara pasukan TNI dengan GAM di daerah Singkil, Aceh Selatan, namun kontak tembak yang terjadi bukan karena kita melakukan operasi ofensif (mencari, mengejar dan memburu) tetapi kita lebih bersifat defensif," lanjut Nachrowi.Nachrowi menegaskan, beberapa kegiatan yang dilakukan TNI terutama yang membantu kemanusiaan sudah dilakukan secara konkrit. "Kalau ada pihak di luar Aceh yang mengatakan TNI belum bekerja, itu sangat naif. Kita tidak perlu saling menyalahkan dan menuding, tapi yang penting di Aceh perlu kerja konkret bukan omong kosong," demikian Nachrowi.
(fab/)











































