"Sebanyak 48,2% pemilih menjawab pilpres sangat bebas dan jujur, 29,7% bebas dan jujur dengan sedikit permasalahan," kata Direktur Riset SMRC Dr. Djayadi Hanan dalam paparan survei di Hotel Sari Pan Pacific, Jl MH Thamrin, Jakarta, Minggu (10/8/2014).
"10,9 persen menilai secara keseluruhan bebas dan jujur dengan banyak permasalahan, 2,3 persen menilai tidak bebas dan tidak jujur. Sisanya 8,9 persen menjawab tidak tau," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi 80% masyarakat menilai Pilpres bebas dan jujur. Kalau ada yang mengatakan sama sekali tidak bebas dan tidak jujur, masuk kategori 2,3 persen. Jadi itu penilaian sekelompok kecil orang," tegas Djayadi.
Menurutnya, kalau ada elite parpol yang menolak hasil KPU dengan menyebut pilpres banyak kecurangan maka bukan pendapat umum.
"Menurut survei ini apa yang dilakukan KPU sudah memberikan kepuasan bagi masyarakat. Soal di MK itu soal lain," ucapnya.
(bal/nrl)











































