Ini 5 Ulah Iseng Warga yang Mengganggu Perjalanan KRL

Ini 5 Ulah Iseng Warga yang Mengganggu Perjalanan KRL

- detikNews
Jumat, 08 Agu 2014 14:26 WIB
Ini 5 Ulah Iseng Warga yang Mengganggu Perjalanan KRL
Jakarta - Perjalanan KRL Commuterline Jabodetabek terkadang mengalami gangguan. Hal ini terjadi bukan hanya karena masalah teknis tetapi juga terkadang disebabkan oleh ulah iseng penumpang atau warga.

Berikut lima ulah iseng warga ataupun penumpang yang menyebabkan kereta gangguan mulai dari yang ringan hingga hampir membahayakan penumpang.

1. Korban Banjir Mengungsi di Pinggir Rel

Ratusan warga Kampung Pesing, Kedoya Utara, memanfaatkan pinggiran rel kereta sebagai tempat mengungsi akibat banjir yang melanda Januari 2014 lalu. Keberadaan pengungsi ini membuat kereta Commuter Jakarta-Tangerang terhambat dan hanya bisa melintasi satu rel saja.

Hal ini sebenarnya sudah hampir terjadi setiap tahunnya. Meski sudah diimbau oleh pihak KAI untuk berpindah, warga masih enggan untuk kembali ke pemukimannya.Β  PT KAI juga mengeluhkan pola warga yang kerap meninggalkan sampah usai mengungsi di pinggiran rel. Tenda yang mereka dirikan hanya ditinggalkan begitu saja usai mengungsi.

Akibat ulah warga ini, rel menjadi penuh dengan sampah dan membuat kereta tidak bisa beropesi seperti biasa. Penumpang di stasiun pun harus bersabar menunggu kereta yang terlambat datang.

2. Kaca Masinis KRL Ditimpuki Batu

Gangguan menyebabkan kereta tertahan lama di daerah Cipinang, Jakarta Timur. Akibatnya penumpang yang berada di dalam kereta kepanasan dan marah, kemudian mereka melempari kaca gerbong masinis dengan batu.

Insiden ini terjadi pada Selasa (11/2/2014) lalu, saat KRL jurusan Kranji - Klender berjalan lancar, namun saat memasuki Cipinang, KRL yang penuh dengan penumpang itu tertahan sekitar 35 menit. Penumpang ada yang tidak kuat sehingga pingsan. Dinding KRL pun digedor-gedor penumpang yang kepanasan, sedang pintu otomatis tidak bisa dibuka penumpang.

Akhirnya pintu terbuka dan sebagian penumpang ada yang berlari ke bagian kabin di tempat masinis berada yang terkunci rapat. Mereka kesal karena kereta berhenti lama dan masinis tidak membukakan pintu penumpang segera. Sebagian penumpang mencaci maki masinis tersebut. Ada juga yang menimpuki kaca-kaca tempat masinis tersebut dengan kerikil dan batu kecil yang banyak terdapat di sepanjang rel.

3. Supir Angkot Ngetem di Tengah Perlintasan

Ulah iseng lainnya berasal dari sopir angkot M 44 jurusan Kampung Melayu-Karet. Mereka sengaja ngetem di perlintasan Stasiun Tebet Jl. KH Abdullah Syafei, Jakarta Selatan.

Kejadian pada Rabu (17/4/2014) lalu itu menimbulkan kemacetan dari arah Tebet menuju Kuningan. Padahal setiap lima menit sekali sebuah KRL melintas pada rel tersebut. Tetapi mereka mengabaikan kereta yang lewat dan tetap melewati palang pintu.

Rambu dilarang parkir sebenarnya telah terpasang tanpa terhalang apapun. Bahkan peringatan bahaya juga telah ada. "Iya nih mereka setiap hari mangkal di sini. Suka bikin macet dan bahaya. Alasan mereka katanya nunggu penumpang yang baru turun dari kereta," ujar salah seorang warga Kampung Melayu, Roni (28).

Kendaraan dari Kampung Melayu arah Kuningan yang melewati Stasiun Tebet kerap kesulitan bergerak. Angkot ini biasanya baru menyingkir bila sirine pintu kereta berbunyi saat kereta hendak lewat.

4. Karung Berisi Kayu Dilempar ke Tengah Rel

Satu karung berisi kayu seberat 20 kilogram dilempar orang iseng ke perlintasan rel kereta api di wilayah Kemayoran. Akibatnya kereta jurusan Depok-Jatinegara mengalami anjlok hingga keluar jalur.

Peristiwa ini terjadi Kamis (29/5/2014), saat itu kereta melintas di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, pada pukul 17.08 WIB. Gerbong paling depan mengalami anjlok keluar dari rel. Beruntung semua penumpang selamat.

5. Tuas Rem Darurat Ditarik Penumpang Iseng

Satu KRL Commuter Line Jabodetabek mengalami gangguan di sekitar Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Gangguan itu diduga karena adanya penumpang yang menarik tuas rem darurat.

Peristiwa ini terjadi hari ini, Jumat (8/8/2014) sekitar pukul 07.00 WIB. Seorang penumpang iseng menarik emergency break atau rem darurat sehingga kereta berhenti secara otomatis tanpa kendali masinis.

Kereta bernomor KA 1511 Bogor-Jatinegara berhenti mendadak di sekitar daerah Pasar Minggu. Para penumpang di dalam gerbong sempat bingung dan akhirnya dipindahkan ke kereta selanjutnya.

Akibat insiden ini, penumpukan penumpang tak terhindarkan, sebab ulah jahil penumpang ini dilakukan pada jam sibuk kerja di saat kereta sedang padat penumpang.
Halaman 2 dari 6
(slm/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads