"Kalau Dianggap bahaya sebaiknya dihapus," kata Ketua Bidang Informasi Komunikasi MUI Sinansari Ecip di Kantor KPI di Gedung Bapeten, Jl Gajah Mada, Jakarta, Kamis (7/8/2014).
Sinansari juga menyoroti pihak yang mengupload video itu. Dia menyarankan sebaiknya bila ada tayangan seperti itu tak usah diunggah karena bisa memancing keriuhan terkait agama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui Nurcahaya menyampaikan kata-kata itu saat berada di Rumah Polonia. Kepada detikcom, Nurcahaya sudah meminta maaf dan dia mengaku khilaf. Yang dimaksudnya bukan titisan tapi titipan. Nurcahaya mengaku keseleo lidah.
(spt/ndr)











































