Ini Kata Jubir JK Soal Rini Soemarno Jadi Kepala Staf Kantor Transisi

Ini Kata Jubir JK Soal Rini Soemarno Jadi Kepala Staf Kantor Transisi

- detikNews
Selasa, 05 Agu 2014 12:33 WIB
Ini Kata Jubir JK Soal Rini Soemarno Jadi Kepala Staf Kantor Transisi
Jakarta - Wapres Terpilih Jusuf Kalla (JK) dikabarkan tak ikut menyetujui penunjukan Rini Soemarno sebagai Kepala Staf Rumah Transisi. Benarkah? Ini jawaban Juru Bicara JK, Poempida Hidayatulloh.

Saat ditanya mengenai kabar ketidaksetujuan JK, Poempida tak mau bicara banyak. Dia mengaku sudah pernah bicara soal persiapan transisi pemerintahan dengan JK, dan menurutnya, Ketua PMI itu baru akan membahas soal hal itu dengan Jokowi setelah sidang sengketa Pilpres di MK tuntas.

"Silakan saja mereka pada bekerja. Kalau dari angle-nya Pak JK, Pak JK akan mengajak bicara Pak Jokowi setelah sidang di MK selesai. Saat ini masih ada proses hukumnya, dan proses hukumnya itu harus kita hormati," kata Poempida saat berbincang dengan detikcom, Selasa (5/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poempida menegaskan keputusan akhir pembentukan kabinet dan program kerja pemerintahan selanjutnya akan ditentukan oleh Jokowi-JK secara langsung.

"Kalau perkara orang mau bekerja dalam konteks persiapa silakan-silakan saja. Yang paling penting outputnya bagaimana. Dalam pembenukan kabinet, program, Jokowi-JK yang akan memutuskan," ujarnya.

Soal pembentukan kabinet, Poempida yakin Jokowi akan mengedepankan para profesional. Hal yang sama, menurut Poempida, sudah dicontohkan oleh Megawati saat membenuk kabinet di era pemerintahannya dulu.

"Bu Megawati orang yang sangat luar biasa saat membentuk kabinet dulu. Orang suka lupa, jumlah menteri PDIP di kabinet Mega cuma 4 orang, Pak Kwik, Laksamana Sukardi, Jacob Nuwaea, dan Prakosa, yang lain dari partai lain, kebanyakan dari profesional," papar Poempida.

Dia yakin Jokowi akan melakukan hal serupa. Penunjukkan Rini Soemarno yang dekat dengan Megawati diyakininya tak akan membuat kabinet yang disiapkan Jokowi didominasi oleh PDIP.

"Insya Allah Pak Jokowi tak akan jauh berbeda. Sudah ada contoh, tak perlu khawatir lagi," pungkas politisi Golkar yang telah dipecat ini.

(trq/try)


Berita Terkait