Mengenakan kemeja batik merah, Adnan datang ke lokasi tempat pertemuan di Hotel Novotel, Jalan Gadjah Mada, Jakarta Barat, Jumat (1/8/2014) sekitar pukul 20.00 WIB. Menurut Adnan, ia hadir dalam konsolidasi antara KPU pusat dengan para KPUD ini untuk mengetahui persoalan yang tengah dihadapi.
"Saya datang sebagai tim kuasa dari KPU, hari ini ada pertemuan dengan KPU semua. Saya mau mendengar dulu persiapan, saya ingin tahu persoalan yang kita hadapi," terang Adnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dari pihaknya Prabowo menuduh atau klaim ada kecuranggan yang TSM maka dia harus buktikan. Saya mau mendengar dulu buktinya apa, bisa juga bener tapi bisa juga keliru. Saya juga harus dengar argumentasinya dulu. Selain fakta argumentasinya apa," Adnan memaparkan.
Selain itu juga, Adnan menggarisbawahi bahwa KPU harus bersikap di tengah dan objektif antara 2 kubu. Adnan dan timnya pun saat ini masih dalam proses persiapan dengan membaca berkas gugatan tim Prabowo-Hatta.
"KPU harus bersikap di tengah. Saya sedang persiapan membaca dari permohonan dari pihaknya Prabowo. Dari saya ada 13 lawyer," tukas Adnan.
(ear/mpr)










































