Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi di Mapolda Jateng. Hujan yang mengguyur hari Minggu (20/7) kemarin membuat proses perbaikan harus dilanjutkan tengah malam.
"Kemarin sempat terhambat, mestinya sore sudah selesai, tapi karena hujan dilanjutkan tengah malam. Kita cek karena kita punya sistem monitor rutin dan mereka melaporkan per enam jam," kata Ganjar di Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (21/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Target H-3 sudah bisa digunakan satu sisi sebelah Utara. Sekarang kita harus pindahkan ke jalur Tengah dan Selatan. Itulah kekuatan pasukan yang ada digelar hari ini kita harapkan bisa memantu kelancaran lalulintas," tandasnya.
Kepala Dishubkominfo Jawa Tengah, Urip Sihabudin menambahkan akan ada evaluasi dan penguatan pada perbaikan jembatan Comal agar bisa dilalui oleh kendaraan berat.
"H-3 sudah bisa dilalui, akan ada penguatan lain, agar kendaraan berat bisa lewat," tandasnya.
Diketahui untuk sementara kendaraan berat seperti truk dari arah Jawa Barat bisa melalui Brebes setelah keluar dari tol Pejagan, kemudian Bumiayu-Simpang Tiga Ajibarang-Wangon-Rawalo-Kemranjen-Sumpiuh-Gombong-Kebumen-Kutoharjo-Purworejo-Magelang Kota-Secang-Ambarawa-Bawen-Ungaran-Semarang.
Sedangkan kendaraan pribadi atau bus dari Jawa Barat melewati Brebes-Bumiayu-Ajibarang-Purwokerto-Sukaraja-Purbalingga-Banjarnegara-Wonosobo-Temanggung-Pring Surat-Ambarawa-Bawen-Ungaran-Semarang. Untuk kendaraan dari arah Semarang bisa menggunakan jalur sebaliknya. Pengalihan ini berimbas pada kemacetan di sejumlah titik.
(alg/ndr)










































