Kebakaran di Puncak Gunung Wilis Jatim Meluas, 29 Hotspot Terdeteksi

Kebakaran di Puncak Gunung Wilis Jatim Meluas, 29 Hotspot Terdeteksi

Charolin Pebrianti - detikNews
Jumat, 18 Sep 2026 07:17 WIB
Kebakaran di puncak Gunung Wilis terpantau dari Kantor BMKG Stasiun Geofisika Nganjuk
Kebakaran di puncak Gunung Wilis (Foto: Dok. Istimewa)
Nganjuk -

Kebakaran yang terjadi di puncak Gunung Wilis yang berbatasan dengan Ponorogo dan Nganjuk, Jawa Timur (Jatim), meluas. Terdeteksi ada 29 titik panas atau hotspot di sekitar lokasi.

Dilansir detikJatim, Jumat (18/9/2026), Kalaksa BPBD Ponorogo Masun mengatakan puluhan hotspot itu terpantau di wilayah Kabupaten Nganjuk, Ponorogo, dan Madiun. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan aktivitas kebakaran di kawasan Gunung Wilis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil pemantauan terbaru menunjukkan 29 titik panas (hotspot) terdeteksi di kawasan Puncak Gunung Wilis dan wilayah sekitarnya," kata Masun, Jumat (18/9/2026).

"Sebaran hotspot meliputi 27 titik di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, serta dua titik di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Masun menyebut jumlah hotspot di wilayah Nganjuk mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan pemantauan sebelumnya. Sebelumnya hanya terdeteksi delapan titik panas, namun kini bertambah menjadi 27 titik.

Selain peningkatan jumlah hotspot, petugas juga masih mengamati kepulan asap dari kawasan lereng Gunung Wilis. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena mengindikasikan adanya perkembangan aktivitas kebakaran.

"Kepulan asap juga masih terpantau dari kawasan lereng Gunung Wilis. Peningkatan jumlah hotspot yang disertai pengamatan visual asap menunjukkan indikasi perkembangan dan perluasan aktivitas kebakaran di kawasan tersebut," ujar Masun.

Simak selengkapnya di sini

Simak juga Video 'Aplikasi yang Bisa Bantu Tangani Kebakaran Hutan':

(isa/dek)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini