Ganjar Pantau Perbaikan Jembatan Comal Tiap 6 Jam, Targetkan Selesai H-4

Ganjar Pantau Perbaikan Jembatan Comal Tiap 6 Jam, Targetkan Selesai H-4

- detikNews
Jumat, 18 Jul 2014 17:37 WIB
Ganjar Pantau Perbaikan Jembatan Comal Tiap 6 Jam, Targetkan Selesai H-4
Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan memantau perbaikan sementara jembatan Comal di Kabupaten Pemalang setiap enam jam sekali agar pengerjaannya bisa selesai maksimal H-4 dan bisa dilalui untuk arus mudik.

Usai apel kesiapan arus mudik lebaran yang digelar di halaman kantor Gubernur Jateng sore ini, Ganjar mengatakan kondisi erosi di jembatan Comal cukup parah dan di permukaannya terdapat retakan.

"Kita pakai Amco dipasang, kerjanya 24 jam. Jadi lima sampai enam hari nanti bisa dipakai," kata Ganjar di halaman kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (18/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya minta laporan per 6 jam, kirim foto ke saya, supaya bisa memantau," imbuhnya.

Ganjar menegaskan, jika jembatan comal sudah selesai diperbaiki, itu hanya sementara. Nantinya setelah arus mudik dan balik usai, maka akan dibongkar dan diperbaiki agar lebih layak.

"Itu sementara, setelah Lebaran kita bongkar karena sudah tidak layak," tegasnya.

Selain itu, Ganjar melalui akun twitter-nya @ganjarpranowo memposting peta jalur alternatif yang bisa dilalui selama perbaikan berlangsung. Dalam peta tersebut ada keterangan jalur I: Asemdoyong-Tegalmlati, jalur II : Tegalmlati-Jatiredjo, jalur III : Prompong-Ambo Kulon, jalur IV : Ambo Wetan-Pasar Uli, jalur V : Pos Sipait-Pospam comal, jalur VI : pospam comal-Ujunggede, jalur VII : Ujunggede-Banjardawa TMN. Jalur tesebut hanya bisa dilalui motor, mobil pribadi, dan truk kecil.

"Kita sudah twitkan, tapi di Bodeh ada penyempitan, kerjasama bareng polisi dan dishub mungkin sistem buka tutup. Untuk truk berat mereka dikeluarkan lewat jalur selatan semua," terang Ganjar.

Sementara itu Wamenhub, Bambang Susanto menambahkan Jateng merupakan pusat arus mudik sehingga perbaikan di jalur di Jateng harus dilakukan sesegera mungkin.

"Upaya perbaikan sesegera mungkin karena Jateng itu sentral mudik. Kalau ada gangguan di Jateng maka akan sangat mempengaruhi arus keseluruhan. Seperti di Comal kita akan berusaha lakukan rekayasa lalu lintas dan pengurangan tekanan jalan," terangnya.

(alg/try)


Berita Terkait