Semua terjadi begitu cepat. Rochman (41), penjaga perlintasan Jalan Raya Banjarkemantren, Buduran, Sidoarjo, benar-benar kaget. Di 'tempat kerja'-nya, kereta api inspeksi dan truk crane bertabrakan.
Malam itu, Rabu (16/7), menurut Rochman, tidak ada jadwal kereta melintas. Pria 41 tahun itu mengaku capek dan tertidur.
"Biasanya biasanya saya memang dihubungi (jika ada kereta melintas). Saat ada pemberitahuan, saya tidur," kata Rochman dengan wajah letih di Mapolres Sidoarjo, Kamis (17/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitu keluar, saya kaget. Ada kereta api melintas dan menabrak crane," jelasnya.
Selama 16 tahun mengabdi sebagai penjaga perlintasan, baru kali ini Rochman mengalami kejadian nahas. Ia tidak menduga 'tempat kerja'-nya jadi lokasi kecelakaan. Apalagi sampai ada 2 orang meninggal. Yakni masinis Rinda Bagus Sujarmanto (23) dan Abdul Mufid (sopir truk trailer).
"Semoga tidak terjadi apa-apa (menjalani hukuman)," tuturnya dengan raut sedih.
(fat/try)











































